Pencegahan Kanker Payudara

Pencegahan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan penyakit yang sangat berbahaya karena penyakit ini bisa menimbulkan resiko kesehatan yang berbahaya bagi penderitanya, termasuk kematian.

Meskipun penyakit ini sangat berbahaya, namun anda masih bisa melakukan langkah pencegahan supaya tidak terkena penyakit ini.

Berikut ini adalah langkah-langkah pencegahan kanker payudara, diantaranya:

  • Hindari konsumsi daging yang terlalu matang

Daging yang dimasak atau dipanggang menghasilkan amino heterosiklik (senyawa karsinogenik) dimana daging yang semakin lama dimasak maka akan semakin banyak menghasilkan senyawa ini.

Amino heterosiklik biasanya ditemukan dalam daging yang dipanggang atau dibakar yang memiliki lapisan luar hitam dan gosong.

 

  • Kurangi atau hindari lemak

Makanan yang berlemak dikenal memiliki hubungan yang erat dengan kanker payudara dimana beberapa penelitian juga sudah menunjukkan bahwa diet rendah lemak bisa mencegah kanker payudara.

Penelitian yang lain juga menunjukkan bahwa yang lebih utama bukanlah jumlah lemak yang dikonsumsi, akan tetapi jenis lemaknya.

Jenis lemak yang bisa memicu resiko kanker payudara antara lain mentega, lemak jenuh dalam daging, whole-milk dairy foods atau makanan yang mengandung susu full-cream serta asam lemak dalam margarin.

Sedangkan jenis lemak yang bisa membantu mencegah kanker payudara antara lain asam lemak omega-3 dalam ikan salmon atau ikan air dingin serta lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun.

Lemak jenuh dalam produk susu, daging serta asam lemak dalam margarin bisa meningkatkan kadar estrogen dalam darah.

Sedangkan asam lemak omega-3 dalam ikan dan lemak tak-jenuh dalam minyak zaitun tidak menyebabkan kenaikan kadar estrogen dalam darah.

 

  • Olahraga

Lakukan aktivitas olahraga seperti jalan kaki selama 30 menit tiap hari selama 5 hari dalam satu minggu. Olah raga bisa menurukan kadar estrogen yang diproduksi tubuh sehingga mengurangi resiko kanker payudara.

 

  • Makan makanan yang terbuat dari kedelai

Bahan makanan yang terbuat dari kedelai banyak mengandung fito-estrogen (estrogen tumbuhan). Senyawa fito-estrogen mirip dengan estrogen tubuh, namun lebih lemah.

Fito-estrogen terikat pada reseptor sel yang sama dengan estrogen tubuh lalu mengurangi efek pemicu kanker payudara dengan cara mengikatnya keluar dari sel payudara.

Makanan yang terbuat dari kedelai bisa mempercepat pengeluaran estrogen dari tubuh dan menghalangi estrogen tubuh untuk mencapai sel reseptor.

 

  • Makan buah dan sayuran

Buah-buahan mengandung antioksidan, serat yang tinggi, serta kaya akan mineral selenium dan  vitamin A, C, E yang bisa mencegah kerusakan sel yang bisa menimbulkan resiko kanker.

Seseorang yang rutin mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan akan memiliki resiko yang lebih kecil untuk terkena segala jenis kanker, termasuk dengan kanker payudara.

Meski demikian tetap saja sayuran dan buah-buahan tidak boleh diolah dengan sembarangan, misalnya digoreng dalam jangka waktu yang terlalu lama dan suhu yang terlalu panas.

Kandungan kolesterol dan lemak yang ada pada sayuran yang digoreng terlalu lama malah bisa lebih tinggi jika dibandingkan dengan sayur-sayuran yang masih segar.

Selain itu NCI (National Cancer Institute) memberikan rekomendasi untuk mengkonsumsi buah dan sayuran setidaknya 5 kali dalam sehari.

Namun ada baiknya supaya menghindari beberapa jenis buah dan sayuran yang mengandung lemak tinggi, misalnya pai dengan krim pisang atau kentang goreng.

 

  • Suplemen anti-oksidan

Walaupun suplemen tidak bisa menggantikan peran buah dan sayuran namun formula anti-oksidan bisa sebagai tambahan makanan yang dapat membantu mencegah kanker payudara.

 

  • Makanan yang berserat tinggi

Selain berfungsi sebagai anti-oksidan, makanan yang berserat tinggi seperti buah-buahan dan sayuran akan mengikat estrogen dalam saluran pencernaan, sehingga kadarnya dalam darah akan berkurang.

 

  • Jauhi minuman alkohol

Minuman yang beralkohol bisa meningkatkan kadar estrogen dalam darah, sehingga meningkatkan pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

 

  • Jaga atau kontrol berat badan

Jika lemak dalam darah meningkat kadar estrogen sebagai hormon pemicu kanker payudara dalam darah akan meningkat juga.

 

  • Berjemur atau terkena panas

Sinar matahari dapat membantu mencegah kanker payudara, karena pada saat matahari mengenai kulit, tubuh membuat vitamin D.

Vitamin D akan membantu jaringan payudara menyerap kalsium sehingga mengurangi resiko kanker payudara. Selain dari sinar matahari, anda juga bisa mendapatkan vitamin D dari suplemen.

 

  • Xeno-estrogen (estrogen yang berasal dari luar tubuh)

Perempuan mengkonsumsi estrogen dari luar tubuh terutama yang berasal dari residu hormon estrogenik yang terdapat dalam daging dan residu pesitisida estrogenik.

Diduga xeno-estrogen bisa meningkatkan kadar estrogen darah sehingga menambah resiko kanker payudara.

 

  • Memberikan ASI pada bayi (menyusui)

Untuk alasan yang masih belum jelas, menyusui berhubungan dengan berkurangnya resiko kanker payudara sebelum masa menopause.

 

  • Mempertimbangkan terapi pengganti hormon (HRT = Hormone Replacement Therapy)

Sebagian besar dari kamu wanita yang sudah memasuki masa menopause biasanya melakukan HRT untuk mengurangi resiko osteophorosis serta penyakit Alzheimer’s, namun di sisi lain HRT bisa meningkatkan resiko kanker payudara.

Sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anda sebelum memutuskan untuk menjalani terapi ini serta mempertimbangkan resiko-resiko yang bisa terjadi.

 

  • Mengatasi stres

Satu hal yang sering terlupakan adalah stres dimana hal ini bisa meningkatkan resiko kanker payudara karena sudah ada banyak penelitian yang menyebutkan bahwa kanker payudara bisa dipengaruhi oleh stres.

Akan tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba mengatasi stres dalam hidup anda melalui yoga, meditasi, tai chi, berkebun, menonton acara film kesukaan ataupun kegiatan santai lainnya.

1 comment for “Pencegahan Kanker Payudara

  1. April 10, 2013 at 3:23 am

    Informasi yang bijak dan bermanfaat

Leave a Reply