Kandungan dan Manfaat Rosemary

Kandungan Dan Manfaat Rosemary

Kandungan Rosemary

Jika dilihat secara sepintas Rosemary (Rosemarynus officinalis) dari kelas Magnoliopsida family Lamiaceae mirip dengan anak cemara. Padahal pohon yang memiliki aroma khas seperti minyak kayu putih ini bukanlah pohon cemara.

Selama ini orang-orang hanya mengetahui bahwa tanaman yang berasal dari Eropa ini hanya berfungsi sebagai tanaman hias. Alasan mereka adalah karena pohon ini biasanya menghiasi sudut-sudut ruangan di dalam rumah.

Tanaman ini membutuhkan udara yang kering dan sejuk. Meski demikian tanaman dengan warna bunga ungu ini bisa bertahan hidup dalam kondisi tanah yang kering. Namun Rosemary bisa terserang hama dan mati jika tanah tersebut tergenang air.

Rosemary telah diteliti dan dikembangkan oleh beberapa ahli. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bisa diambil kesimpulan bahwa kandungan daun rosemary mengandung 1- 25% minyak atsiri, borneol 16-20%, therein 1,8%, chineol 30%, bornyl asetat 7%, champor 15-255 serta minyak esensial.

Jika diperhatikan dari manfaat yang terkandung didalam rosemary serta bentuk tanamannya yang menarik maka tidak menutup kemungkinan tanaman ini memiliki prospek yang cerah dan nilai jual yang tinggi.

Jika bisa membudidayakannya secara komersil dan baik maka pastinya tanaman ini akan menghasilkan keuntungan yang besar.

 

Manfaat Kesehatan Rosemary

Rosemary bisa menjadi rangsangan bagi otak dan ingatan yang sempurna karena bisa memberikan otak suplai darah yang kaya oksigen sehingga meningkatkan fungsi otak.

Disebutkan bahwa rosemary  mengandung antioksidan yang kuat dan berkualitas yang diyakini bisa mengatasi radikal bebas serta menunjukkan aktivitas anti-tumor dan anti-kanker.

Rosemary juga merupakan rangsang yang sempurna bagi sistem sirkulasi  yang tidak hanya meningkatkan fungsi otak namun juga bisa dimanfaatkan untuk merawat gangguan yang dicirikan dengan melemahnya sistem sirkulasi secara kronis misalnya tekanan darah rendah dan tinggi, memar,  pembengkakan pembuluh darah hingga cedera otot.

Rosemary juga bisa membantu menjaga saluran pencernaan serta menenangkan perut dengan cara merenggangkan otot-otot halus di daerah pencernaan, mengurangi kejang dan kram di dalam usus serta menghilangkan rasa kaku atau begah.

Rosemary juga dikenal efektif untuk membantu pencernaan lemak. Rosemary bisa meregangkan otot, saraf, mengurangi ketegangan, kecemasan serta rasa sakit pada seluruh tubuh.

Maka dari itu rosemary juga bisa berguna bagi seseorang yang sedang menjalani perawatan sakit kepala, migrain, depresi, kelelahan, kecemasan serta apati.

Disebutkan bahwa rosemary  juga sangat efektif dalam menghilangkan sakit rematik, nyeri otot dan gangguan pada persendian.

Sebagai antiseptik rosemary  akan membantu mengontrol banyak organisme patogen dan membersihkan darah. Kandungan minyak atsiri dalam rosemary  juga bisa membantu menenangkan syaraf yang tegang.

 

Rosemary Bisa Menurunkan Agen Penyebab Kanker

Pada sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Food Science menunjukkan bahwa penambahan ekstrak rosemary pada daging mengurangi agen penyebab kanker yang timbul selama pemasakan.

Heterocyclic amines (HCAs) adalah senyawa mutagenik yang terbentuk apabila daging dan ikan dimasak pada suhu tinggi, khususnya pada daging yang di bakar, dipanggang, digoreng.

The National Toxicology Program milik US Department of Health and Human Services mengkatagorikan HCAs sebagai bahan karsinogen yang dapat meningkatkan resiko kanker tertentu.

Kanithaporn Puangsombat dan J. Scott Smith, Peneliti Kansas State University meneliti bagaimana mengurangi kadar HCAs pada daging yang dimasak pada suhu tinggi.

Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan lima ekstrak rosemary pada berbagai konsentrasi air dan etanol dan kemampuannya untuk menghambat pembentukan HCAs pada burger daging.

Ekstrak rosemary diisolasi dengan konsentrasi etanol dari 10-40%. Ekstrak kemudian ditambahkan langsung ke dalam burger, dan dimasak pada suhu 400 F selama 5 menit pada tiap sisi dan pada suhu 375 F selama 6 menit untuk setiap sisi.

Peneliti menemukan bahwa pada semua tingkat konsentrasi akan menguragi kandungan HCAs pada semua suhu.

Saat burger dimasak pada suhu 400 F selama 5 menit pada tiap sisi, rosemary yang diekstrak pada konsentrasi etanol rendah adalah yang paling efektif untuk mencegah pembentukan HCAs.

Rosemary yang diekstrak dengan etanol pada konsentrasi rendah mengandung campuran rosmarinic acid, carnosol, dan carnosic acid. senyawa ini akan bekerja sama dalam menghambat pembentukan HCAs.

 

Rosemary Sebagai Aroma Terapi

Ada tiga jenis kemotipe bunga rosemary yang bisa dimanfaatkan untuk aromaterapi yaitu, Rosemary officinalis ct Champor, Rosemary officinalis ct. Cineole dan Rosemary officinalis ct Verbenon.

 

Rosemary officinalis ct Champor

Rosemary officinalis ct Champor mengandung 30% champor yang memiliki khasiat sebagai deuretik dekongestan yang melonggarkan otot yang tegang dan menstimulus sirkulasi peredaran darah.

 

Rosemary officinalis ct. Cineole

Rosemary officinalis ct. Cineole mengandung 40-55% cineole yang berkhasiat sebagai anti kataral. Kataral adalah selaput lendir yang meradang dengan mengeluarkan getah radang serta berpengaruh pada peradangan pada saluran pernapasan, ekspektoran dan pengusir bakteri seperti Staphylococcus aereus dan Staphylococcus alba.

 

Rosemary officinalis ct Verbenon

Rosemary officinalis ct Verbenon mengandung 15-40% verbenone yang berkhasiat sebagai anti kataral, mukolitik, ekspektoran, dan antipasmodik.

Ekspektoran adalah suatu zat yang bisa membantu meningkatkan terbentuknya dahak dalam saluran pernapasan serta mempermudah untuk pengeluarannya.

Mukolitik merupakan suatu zat yang membantu mencairkan dahak sehingga jika dahak sudah berhasil diencerkan maka akan lebih mudah untuk mengeluarkannya, maka pernapasaan akan menjadi normal kembali.

Manfaat Kecantikan Rosemary

Dalam bidang kecantikan rosemary bisa dijadikan penguat rambut yang dikombinasikan dengan shampoo.

Prospek bunga rosemary cukup bagus sesuai dengan tren, maka jika sudah menjadi tren maka banyak yang menyerbunya sehingga harganya akan menjadi mahal.

Dari prospek yang cerah ini semoga saja para petani mau mengembangkan tanaman ini sebagai tanaman yang komersil yang dibudidayakan sehingga akan mendapatkan keuntungan yang besar.

 

Manfaat Lain Dari Rosemary

Manfaat dari rosemary yang sering digunakan oleh masyarakat yaitu untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini bisa mengeluarkan aroma khas yang bisa membuat nyamuk tidak betah jika berada di dekat tanaman ini.

Ternyata selain sebagai bahan kosmetik dan obat, rosemary juga menjadi musuh alami bagi serangga, lalat wortel, ulat dan kumbang kacang.

Jika tanaman ini ditanam secara tumpangsari maka hama-hama tersebut bisa mati terbunuh karena aroma yang dikeluarkannya.

Untuk bisa mendapatkan manfaatnya anda bisa membakar daun ataupun batangnya hingga mengeluarkan uap. Uap yang keluar ini jika masuk  ke trachea nyamuk akan mengakibatkan nyamuk menjadi pusing lalu mati.

Namun ada dampak yang perlu diperhatikan juga bahwa pada penggunaan yang berlebih akan mengakibatkan iritasi kulit dan kram perut sewaktu haid.

2 comments for “Kandungan dan Manfaat Rosemary

  1. mohd
    September 13, 2013 at 10:15 pm

    Cara guna? ?? Terima kasih.

    • Jeffry Laseduw
      September 19, 2013 at 4:53 am

      pada umumnya 1 sendok makan @ kali /hari. tp berbeda dosis utk tujuan penyembuhan atau lainnya.jg berbeda utk orng yg aktifitas banyak di luar rumah/gedung

Leave a Reply